Ketersediaan dana untuk modal usaha adalah satu masalah yang sering menjadi hambatan saat ingin menekuni bisnis. Terutama bagi ibu rumah tangga, yang tidak bekerja dan hanya mengandalkan uang dari “putar otak” mengelola uang bulanan dari suami. Banyak sekali ibu rumah tangga yang ingin berbisnis, tetapi lalu bingung bahkan patah semangat diawal karena tidak punya dana untuk modal. Mau pinjam ke Bank, aduh sudah pusing duluan memikirkan bagaimana pengembaliannya? Apa juga yang mau dijaminkan? Lagi pula apa perlu sih sampai meminjam ke Bank, kan mau bisnis kecil-kecilan dulu. “Aduh, pusing deh, mikirin modal!!!”
Tabungan Pribadi
Memang paling baik untuk memulai bisnis adalah dengan menggunakan tabungan pribadi. Menggunakan tabungan pribadi akan mengurangi tekanan kewajiban mengembalian pinjaman yang bisa menghantui kamu. Untung saja belum tentu sudah terbebani dengan kewajiban mengembalikan pinjaman. Tentu saja, bila mau menggunakan tabungan pribadi, maka kamu harus benar-benar merencanakannya. Kamu harus bisa merencanakan dengan detil tentang berapa modal yang kamu butuhkan, lalu rencanakanlah keuangan yang kamu miliki saat ini, kira-kira berapa ya yang bisa disisihkan untuk tabungan modal usaha. Lalu coba perhitungkan kembali bila dikumpulkan Rp.X setiap bulannya berapa lama waktu yang dibutuhkan? Bila terlalu lama, maka coba kamu pikirkan cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan cara yang cukup mudah menggunakan kemampuan kamu. Kumpulkan setiap rupiah penghematan yang bisa kamu lakukan. Jalani saja tanpa beban dan sabar. Tanpa terlalu kamu sadari jumlah yang dibutuhkan akan terkumpul.
Menjual Barang Pribadi
Kamu bisa mendapatkan modal usaha dengan menjual barang pribadimu seperti misalnya perhiasan. Bila kamu memutuskan untuk menjual, tunggulah hingga harga pasar cukup baik dan stabil. Jangan menjual saat situasi politik sedang seru dan memanas yang biasanya berdampak pada kurang baiknya harga2 barang dan emas. Tapi, bila jalan ini yang mau diambil maka kamu harus yakin sebelum melakuannyanya dan harus merencanakannya secara teliti. Jangan sampai sudahlah barang simpanan tak ada lagi, bisnis juga enggak jalan.
Menggadaikan Barang Pribadi
Bila kamu merasa sayang untuk menjual barang pribadi seperti perhiasan sebagai modal usaha, maka kamu bisa menggadaikannya. Tentu saja bila kamu menggadaikannya, jumlah uang yang kamu peroleh lebih sedikit dibandingkan bila kamu menjualnya tetapi keuntungannya barang pribadimu itu tidak hilang dan bisa kamu tebus kembali dengan cara tunai ataupun diangsur.
Pinjaman CSR atau Perbankan
Saat ini sudah banyak Bank yang menyalurkan dana CSR dari perusahaan ataupun dana pinjaman usaha lainnya dari bank itu sendiri. Hanya saja, biasanya pinjaman-pinjaman ini membutuhkan masa usaha yang sudah berjalan 1 tahun serta persyaratan kelengkapan yang cukup rumit, seperti proposal yang harus mencantumkan rincian kegiatan usaha dan proyeksi; pencatatan keuangan, proyeksi kegiatan usaha dan pengembangannya dan lain sebagainya. Bila anda benar-benar baru mau mulai berusaha, maka sepertinya agak sulit mendapatkan pinjaman ini.
Nah itulah beberapa cara untuk bisa mendapatkan modal usaha. Apa pun caranya, tetapi yang paling penting harus diingat adalah
RENCANAKAN BISNIS SECARA MATANG agar DANA UNTUK MODAL TIDAK TERBUANG PERCUMA.